Rumah Kemasan Di Kabupaten Sampang Di Duga Mangkrak Ternyata Itu Tidak Benar
Sampang perssigap88.co.id - Rumah kemasan yang berada di jalan Wijaya Kusuma kabupaten Sampang menimbulkan tanya bagi masyarakat Sampang, pasalnya dana anggaran yang cukup banyak tersebut kini masih belum di fungsikan, entah mengapa hal itu bisa terjadi awak media melakukan investigasi atas pertanyaan sebagian masyarakat Sampang tersebut, pada hari Senin tanggal 30/05/2022 di kantor Dinas koperasi perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sampang.
Saat awak media mendatangi kantor dinas koperasi perindustrian dan perdagangan awak media langsung menemui kepala dinas yang bernama Suhartini Kaptiati, menurut kepala dinas saat di tanya terkait hal mangkraknya bangunan rumah kemasan tersebut, Kadis membantah hal itu dan dia mengatakan "Tidak mangkrak mas" itu hanya kekurangan dana anggaran saja, dan bangunan tersebut sekarang sudah bisa di pergunakan kok, meskipun kekurangan anggaran dari pemerintah pusat, ungkap Kadis kepada awak media ini.
Lanjut kepala dinas, "Sebenarnya kami minta dana sebesar 6 M mas dan pemerintah pusat hanya memberikan dan menggelontorkan dana sebesar 3 M saja, "Kan sampian tahu mas sekarang pemerintah pusat menggunakan anggaran untuk pemulihan di musim pandemi (Covid-19) seperti sekarang ini mas".
Menurut sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Peradangan Bahrul Alim, "Kami sebenarnya minta dana tersebut sebesar 6 Milyar, namun pemerintah pusat memberikan kami dana sebesar 3 milyar dan dana tersebut bersumber dari pusat yang di beri nama DAK (Dana Alokasi Khusus).
Dan lagi untuk tahun sekarang kami minta dana kembali sebesar 3M kepada pemerintah pusat agar rumah kemasan tersebut selesai dan juga sesuai dengan apa yang kita inginkan, karena kami sebagai orang dinas, "Kasihan kepada para Kelompok usaha kecil ketika mau melakukan pengemasan hasil dari produksinya, meski harus keluar kota", ungkap sekretaris pada awak media.
Bersambung
Penulis : Biro Sampang, Anna
Wastap Redaksi : 085231450077
Posting Komentar untuk "Rumah Kemasan Di Kabupaten Sampang Di Duga Mangkrak Ternyata Itu Tidak Benar"